Sang Pejuang

Perjuangan adalah awal kesuksesan

Siapkah Anda Menyambutnya…?


Setyawan/ Alahamdulillah pada saat ini Allah masih memperkenankan kita untuk menghirup udara dan juga menikmati semua yang telah Allah sediakan untuk makhlukNya, kita sebagai hamba yang bertaqwa sudah seharusnya kita bersyukur kepada Nya, dengan selalu melaksanakan semua perintahNya semaksimal mungkin dan menjauhi semua laranganNya secara keseluruhan tanpa terkecuali (mutlak).
Allah SWT berfirman:
“dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS: Ibrahim: 7).

Sesungguhnya Allah telah menetapkan umur setiap makhluk dan tanpa ada yang tahu kapan ajal akan menjempunya, dan tidak seorangpun yang menjamin atau dapat garansi bahwa esuk hari kita masih dapat merasakan nikmat-nikmat sebagaimana yang kita rasakan pada saat sekarang ini. Maka dari itu mari kita gunakan kenikmatan yang tak ternilai ini dengan selalu mengisi dengan amalan-amalan yang diridhoi oleh Allah SWT.

Sadarilah bahwa hari ini tidak akan kembali selamanya لن ترجع الأيام التي مضت (tidak akan pernah kembali hari-hari yang telah berlalau), dan apabila hari yang kita lalui saat ini lebih baik dari kemarin maka kita termasuk orang-orang yang beruntung dan jika hari ini sama dengan hari kemarin maka kita termasuk orang yang merugi dan jika hari ini lebih buruk dari kemarin maka kita termasuk orang yang terlaknat. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW. Yang maksudnya, Barang siapa hari ini lebih baik dari kemarin maka dia beruntung dan barang siapa hari ini sama dengan hari kemarin maka dia telah merugi dan barang siapa hari ini lebih jelek dari kemarin maka dia terlaknat.

Kesempatan hidup hanya sekali maka pergunakanlah dengan sebaik-baiknya, hari semakin bertambah dosa semakin bertambah beban hidup semakin bertambah tapi jatah umur semakin berkurang, dan ajal siap menjemput kita setiap saat, dalam keadaan apapun, dimanapun kita berada ajal pasti akan menemukan kita, malaikat tinggal menunggu perintah dari Allah SWT.

Setiap waktu kita berbuat dosa entah disengaja ataupun tidak, yang kita sadari ataupun tidak, tapi Allah maha pengampun setiap hamba yang berbuat dosa, asalkan dia mau bertobat dan siap memperbaiki diri, walaupun dosa kita tak terhitung lagi tapi Allah pasti akan mengampuninya selagi mau bertobat dengan taubat nashuha,

Maka dari itu pantaskah kita sebagai makhluk yang selalu berbuat dosa ini mau masuk surganya Allah SWT? Rosulullah SAW. Bersabda yang maksudnya adalah “sesungguhnya tiada seorangpun yang masuk surga dikarenakan amalnya, tapi sesungguhnya manusia bisa masuk syurga dikarenakan Rahmat dan kasih sayang dari Allah kepada hambanya”. Kemudian amal itu hanyalah sebagai wasilah atau perantara agar kita mendapatkan ridha Allah sehingga kita bisa masuk kesyurganya Allah SWT.

Sebagai makhluk yang berakal sudah seharusnya kita memperbanyak amal kebajikan sebagai bekal hidup didunia dan nanti setelah mati, hanya amal yang dapat membela dan membantu kita dihadapan Allah, tak seseorangpun yang mampu membantu kita setelah kita mati dan tak sesuatupun yang kita bawa melainkan kain kafan yang melilit ditubuh, tak seorangpun yang menemani diruang yang sempit, gelap tanpa cahaya sedikitpun, bahkan orang yang sangat kita cintapun akan sebatas mengantar diatas kubur kemudian mereka meninggalkannya.

Hanya amalah yang selau setia menemani, membela dan perantara menuju kebahagiaan, tak hanya ketika kita masih didunia, ketika kita sudah matipun amal akan selalu mendampingi kita. Rosulullah SAW bersabda :

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :”إذا مات ابن آدم انقطع عمله إلا من ثلاث: صدقة جارة أو علم ينتفع به أو ولد صالح يدعو له(متفق عليه)

Rosulullah SAW bersabda:” ketika anak adam (manusia) telah meninggal maka terputuslah segala amalnya melainkan tiga perkara yaitu: shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang shaleh yang selalu mendo’akan kedua orang tuanya”. (HR: Bukhori dan Muslim),

Maksud dari Hadits tersebut adalah ketika manusia sudah meninggal maka tidak ada yang mereka bawa, baik harta yang selau kita bangga banggakan ketika didunia, istri yang selalu kita cintai, anak yang selau kita sayangi kecuali hanya tiga hal yaitu: shadaqoh jariyah, maksudnya harta yang kita infaqkan dijalan Allah, dan ketika orang lain menggunakannya maka kita mendapatkan pahala, walaupun kita tidak melakukan sesuatu, sedangkan yang dmaksud dengan ilmu yang bermanfaat adalah: ilmu yang kita berikan dan ajarkan kepada orang lain dan dia melakukan sesuai yang kita ajarkan maka kita mendapatkan pahala sebagaimana yang melakukan walaupun kita tak melakukannya, dan yang terakhir anak yang selau mendoakan orang tuanya baik semasa hidupnya bahkan ketika orang tuanya sudah meninggal, maka dengan do’a anak yang shaleh kita akan mendapatkan pertolongan dari Allah.

Dari tiga hal tersebut diatas sudahkan kita melakukan salah satu darinya? Kalau belum bagaimana kita mengharapkan pertolongan dan kebahgiaan sedangkan kita tak ada usaha. Akankah kita mendapatkan sesuatu tanpa usaha? Rasanya mustahil kita mendapatkanya, yang sudah usaha mati matian saja kadang belum mendapatkan apa yang dinginkan apalagi yang tidak berusaha samasekali, kita hanya diwajibkan berusaha sedangkan masalah hasilnya kita serahkan kepada Allah.

semoga dengan sedikit tulisan ini menyadarkan kita agar kita selalu memperhatikan setiap detik yang kita lewati, terutama dalam amal ibadah kita untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat, semoga Allah selau membimbing kita kejalan yang lurus dan diringankan langkah kita untuk menuju sakinah mawaddah warahmah fiddunya wal akhiroh.. amiin ya robbal ‘alamin…

wallahu’alam bishshowab…..

oleh : SETYAWAN

20 November 2009 - Posted by | Tsaqofah Islamiyah |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: