Sang Pejuang

Perjuangan adalah awal kesuksesan

Mush’ab bin ‘Umair


Seorang pemuda yang postur tubuhnya sedang, rupawan, perkataanya sopan, suaranya lembut, pakaiannya rapi, selalu memakai pengharum, sampai jika dia lewat disuatu kaum maka orang-orang berkata. “ini adalah Mush’ab bin ‘Umair telah datang”, mereka tahu dengan harumnya. orang tuanya begitu sayang dan perhatian kepadanya, begitu juga Ibunya yang selalu memberikan harta yang banyak dari kekayaan yang melimpah.

Orang-orang Qurais meraka heran dengan kebaikannya, masa mudanya, pakaian yang bagus dan harta yang banyak. Rasulullah suatu hari pernah bercerita tentangnya kepada para shabat maka mereka merasa heran dan takjub. Mush’ab tidak suka berburu sebagaimana yang dilakukan kebanyakan pemuda Qurais, dan tidak juga suka membicarakan tentang harta dan pekerjaan sebagaimana yang dilakukan kebanyakan orang-orang Qurais, tetapi dia menginginkan kehidupan yang tenang dan bahagia.

Pada suatu pagi Mush’ab bermaksud pergi ke masjid, ditengah perjalanan dia bertemu dengan dua kelompok pemuda, kelompok pertama bermaksud pergi untuk berburu, sedangkan kelompok yang lainnya hendak pergi ketempat hiburan dan mabuk-mabukan. Kedua kelompok tersebut mengajak Mush’ab untuk bergabung dengannya, tetapi Mush’ab menolak keduanya.

Suatu hari Mush’ab pergi kemasjid untuk mendengarkan perbincangan orang-orang Qurais, ketika sampai kemasjid dia mendengar percakapan dari orang Qurais, maka Mush’ab duduk didekatnya dan mendengarkannya, dia terkejut ketika mendengarkannya ternyata yang mereka bicarakan adalah tentang agama baru (Islam) yang akan merubah agama nenek moyang mereka.

Ketika itu Mush’ab selalu mendengarkan mereka, maka dia berkeinginan untuk mengetahui lebih dalam tentang agama yang baru itu (Islam), kemudian dia keluar dari masjid dan menuju ke majlis Nabi SAW Dan para Sahabatnya, setelah sampai, langsung mengetuk pintu dan mereka membuka pintu untuknya, kemudian dia memberikan salam dan masuk, maka para Sahabat melihatnya dengan penuh heran. Mush’ab mendengarkan apa yang disampaikan Nabi SAW. setelah selesai, Mush’ab mendekat kepada Nabi SAW Sambil mengulurkan tangannya seraya menyatakan dirinya masuk ke agama baru (Islam).

Pemuda tersebut menyembunyikan keislamannya karena takut dengan Qurais, sampai-sampai dia tidak megabarkan kepada Ibunya sendiri keislamannya, yang mana Ibunya sangat menyayanginya, maka mush’ab tidak mau menyakiti hati Ibunya itu. Tetapi Utsman bin Thalhah suatu hari dia melihat dan Mush’ab ketika itu dalam keadaan shalat di masjid, maka Utsman mengabarkan kepada masyarakat Qurais. Maka orang-orang mulai membencinya termasuk bapaknya sendiri, maka dia menjadi pemuda yang fakir, tetapi dia bersabar karena dia yakin akan mendapatkan semua kebahagiaan dan kemuliaan di dalam Islam.

Penderitaan yang dialami oleh kaum Muslimin terus berlangsung, maka Nabi mengizinkan hijrah ke habasyah, maka mereka berhijrah termasuk Mush’ab bin ‘Umair, kemudian setelah kembali dari Habasyah ke makkah berubahlah keadaannya, pakainnya sobek-sobek hampir tidak bisa menutupi auratnya, kulitnya berubah menjadi hitam dan kusut. Ketika Nabi SAW dan para sahabat melihat keadannya yang seperti itu, Nabi SAW bersabda,”sungguh aku telah melihat pemuda ini ketika berada di Makkah termasuk pemuda Qurais yang banyak hartanya, kemudian demi cinta kepada kebaikan yang mana dicintai Allah dan Rasulnya mengelurkan dia dari keadaan tersebut”.

Mush’ab selalu mengikuti majlis Rasulullah SAW., dan selalu mendengarkan sabda-sabda Beliau, kemudian dia menghafalkan hadits-hadits tersebut sehinnga dia menjadi ahli Fiqh dari kalangan para sahabat dan termasuk sahabat yang paling banyak ilmu tentang Ad Dien. Kemudia Nabi memberikan kepercayaan kepadanya dengan mengirimnya ke Madinah untuk mengajarkan Al Qur’an dan agama kepada masyarakat disana, dan ternyata Mus’ab berhasil dengan dakwahnya tersebut, dan telah banyak dari masyarakat Anshar (Madinah) yang masuk Islam , ketika mendekati musim haji, Mush’ab kelur bermaksud menunaikan ibadah haji dan bersamanya 70 orang dari Anshar. Ketika sampai ke Makkah, dia tidak memikirkan tentang ayah ataupun Ibunya melainkan langsung menemui Nabi SAW.

Ketika perang badar Mush’ab pembawa bendera Nabi SAW. Dan kembali dengan kemenangan. Dan ketika perang Uhud Mush’ab juga sebagai pembawa bendera, serangan dari Qurais yang begitu bertubi-tubi terhadap pasukan Muslimin tetapi Mush’ab tetap mempertahankan bendera yang ia bawa. Tetapi tiba-tiba ibnu Qumaiah menghampirinya dan menebas tangannya dengan pedangnya sampai tangannya terputus maka bendera yang ia bawa jatuh, dengan cepat ia mengambilnya dengan tangan yang satunya, dan Ibnu Qumaiah menebasnya juga, tetapi bendera tetap berkibar, kemudian Ibnu Qumaiah menusuk dadanya dengan tombak dan jatuhlah ia bersama bendera yang ia bawa, maka dengan cepat saudaranya Abu Ruum mengambilnya maka dengan begitu bendera tetap berkibar sampai kembali ke madinah.

Setelah perang usai Qurais kembali ke makkah, dan orang-orang Muslimin menguburkan para Syuhada’ mereka. Mereka melihat mayat Mush’ab bin Umair tersungkur ditanah, ketika mereka bermaksud menguburkannya tidak didapakan kain untuk menutupinya, kecuali pakaian yang ia pakai dalam keadaan sobek dan pendek, jika mereka menutup kepalanya maka kakinya akan tersingkap dan jika menutup kakinya akan tersingkap mukanya, kemudian Nabi SAW membacakan Firman Allah SWT, “di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; Maka di antara mereka ada yang gugur. dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu- nunggu [Maksudnya menunggu apa yang telah Allah janjikan kepadanya] dan mereka tidak merubah (janjinya). (QS: Al Ahzab: 23). Maka akhiarnya Rasulullah memerinahkan untuk menutup bagian kepala dan bagian kaki ditutup dengan dedaunan.

By: SETYAWAN [Ringkasan TOHA HUSAIN)

28 November 2009 - Posted by | Sejarah Islam | ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: