Sang Pejuang

Perjuangan adalah awal kesuksesan

ISLAM SUMBER ILMU PENGETAHUAN


Salah satu pencerahan yang dibawa oleh Islam bagi kemanusiaan adalah pemikiran secara ilmiah, masyarakat Arab dan Timur tengah pra Islam tidak memperdulikan persoalan- persoalan mengenai alam semesta, bagaimana alam tercipta dan bagaimana alam bekerja, maka dari sinilah mereka belajar merenungi pertanyaan-pertanyaan ini dan untuk mencari jawabannya tentang itu semua mereka merujuk kepada Al Qur’an dan Hadits-hadits nabi.

didalam Al Qur’an Allah memerintahkan memikirkan bagaimana langit dan bumi tercipta, cara fikir ini menggerakkan bangkitnya ilmu pengetahuan dalam peradaban Islam. Ini adalah pengembangan ilmu pengetahuan yang istimewa dalam sejarah dunia, terutama tentang alam semesta.

Baghdad menjadi ibukota ilmu pengetahuan dalam imperium Islam selain ibu kota pemerintahan, ilmuan, filusuf dan para peneliti berkumpul dibaghdad dari keempat penjuru dunia Islam, dan bertemu di baitul Hikmah (pusat pengkajian ilmu pengetahuan) dikala itu yang terkenal disana untuk mengungkapkan rahasia alam semesta yang Allah ciptakan.

Kesadaran para ilmuan muslim yang bersumer dari Al Qur’an memicu pencapaian terbesar dalam ilmu pengetahuan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya, sifat lain yang diajarkan oleh Al Qur’an kepada kaum muslim adalah keterbukaan fikiran, yang memungkinkan mereka mendapatkan ilmu pengetahuan dari peradaban lain tanpa prasangka.

Karya-karya kaum muslimin berisi jumlah besar penelitian, pengamatan, percobaan dan perhitungan. Sebagai cotoh, sistem desimal yang sekarang digunakan diseluruh dunia dikembangkan oleh ahli matematika muslim, dan juga ilmuan muslim memandang sangat penting pengamatan dibidang astronomi, sedangkan astronomi modern dikembangkan dari sistem mereka, ilmuan muslim juga menghitung peredaran bulan mengitari bumi dan mencatat rumus matematikanya, Aljabar dan trigonometri adalah temuan pakar matematika muslim. Karya-karya arsitektur yang mengagumkan di empat penjuru Islam dimungkinkan oleh perangkat ilmiah ini

Sejumlah presrasi kaum muslimin yang paling memukau adalah dibidang kedokteran, dimasa ketika orang eropa menganggap penyakit disebabkan oleh roh jahat, perawatan bukanlah sebuah kata yang dapat ditemukan dalam kosa kata pemikiran orang-orang Eropa, dilain pihak melalui penelitian mendalam, ilmuan muslim menyimpulkan Bahwa penyakit disebabkan oleh makhluq yang terlalu kecil untuk dilihat, dan bahwa pasien harus dirawat ditempat terpisah dari yang lainnya yang masih sehat, dari sinilah rumah sakit modern pertama didunia didirikan, pasien dirawat dan ditampung secara ilmiah dalam kamar-kamar tepisah tergantung jenis penyakit yang mereka derita,

Pasien yang menderita penyakit jiwa mereka mendapatkan terapi musik ketika pada masa Eropa, dan mereka menganggap orang-orang yang sakit jiwa sebagai hamba setan dan harus dibakar hidup-hidup.

Pengamatan dokter-dokter muslim terhadap anatomi manusia sangatlah tepat sehingga hasilnya dijadikan buku-buku rujukan di sekolah-sekolah kedokteran Eropa selama lebih dari enam abad silam.

Dokter-dokter Islam juga mengukur denyut nadi pasien ketika sedang memeriksa mereka, dan ini dilakukan berabad-abad sebelum orang eropa tahu tentang peredaran darah, wanita melahirkan dalam keadaan yang paling hieginis yang dimungkinkan masa itu, dilihat dari benuk peralatan yang ada menunjukan betapa majunya peradaban dalam bidang kedokteran.

Pada masa itu wanita juga dididik disekolah-sekolah ilmu pengetahuan didunia Islam dan turut bersumbang untuk kemajuan ilmu pengetahuan.

Ilmuan muslim menemukan sejumlah penemuan-penemuan yang sangat penting dalam bidang optik dan cahaya. Orang yang pertama yang meggambarkan anatomi mata dengan sangat terperinci adalah ahli optik yaitu Ibnu Al Haitsam, penelitiannya yang diakui dalam bidang lensa membuka jalan bagi penemuan kamera. Dokter-dokter muslim juga menemukan penyebab kerusakan penglihatan dan melakukan operasi katarak yang berhasil beberapa abad sebelum Eropa.

Warisan ilmu pengetahuan Islam menjadi sumber pencerahan Eropa dimulai pada abad ke-15, ilmuan nasrani melakukan pengembangan ilmu pengetahuan Eropa dengan ilmu pengetahuan yang mereka dapat dari rekan rekan muslim mereka, cahaya Islam menerangi mereka pula.

Maka dari sini kita dapat melihat dengan jelas bahwa Islam merupakan agama yang sangat maju dalam bidang ilmu pengetahuan, jadi Islam bukanlah sebatas ibadah dan shalat saja tetapi Islam dalah kaffah (menyeluruh).

by: SETYAWAN

2 February 2010 - Posted by | Tsaqofah Islamiyah | ,

1 Comment »

  1. Assalamualaikum
    subhanallah, Al-Qur’an memang sumber ilmu

    Comment by cobaberbagi | 2 February 2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: