Sang Pejuang

Perjuangan adalah awal kesuksesan

Utsman Thaha, Penulis Terbesar Abad Ini


Tidak banyak di antara kita yang mengenal sosok ini. Dan bila disebutkan namanya, sebagian besar kita akan bertanya-tanya, “Siapa beliau? Ulama bidang apa? Baru dengar sekarang!” Tapi tanpa kita sadari, setiap hari kita mengagumi karyanya, menikmatinya, dan mengambil banyak manfaat dari ilmu yang telah beliau tuangkan dalam karyanya yang paling monumental abad ini. Kita akan langsung mengenalinya, jika saya sebutkan bahwa beliau adalah: “Kaligrafer penulis Mush-haf Madinah yang menjadi mush-haf standar di seluruh penjuru dunia saat ini, yang salah satu salinan mush-hafnya barusan saja anda baca…”

Perjalanan Keilmuan Utsman Thaha 


Nama lengkap beliau adalah Syaikh Utsman Abduh Husain Thaha. Lebih dikenal dengan sebutan Utsman Thaha. Beliau dilahirkan di sebuah desa di Aleppo pada tahun 1934 [1352 H]. Ayah beliau bernama Syaikh Abduh Husain Thaha, seorang imam dan khatib, juga ahli khath [kaligrafi] yang ternama di Aleppo. Utsman Thaha mempelajari dasar-dasar ilmu khath dari ayahnya yang menekuni khath riq’ah.

Utsman Thaha melewatkan pendidikan dasar dan menengahnya di Aleppo, tepatnya di Kampus Syari’ah Al Khasrawiyyah. Pada masa ini beliau mempelajari ilmu khath langsung kepada para masyayikh[pakar]nya, di antaranya: Muhammad Ali Al Maulawi, Muhammad Al Khathib, Husain Husni At Turki, serta Al Khatthath Syaikh Abdul Jawwad. Terakhir beliau juga belajar kepada Prof. Ibrahim Ar Rifa’i [seorang ahli khath di Aleppo].

Setelah menyelesaikan pendidikan tingkat dasarnya, Utsman Thaha melanjutkan studi beliau ke Universitas Damaskus. Di sana beliau mendapatkan gelar license [Lc.] dari Fakultas Syari’ah pada tahun 1964 [1383 H] dan gelar diploma dari Fakultas Tarbiyah pada tahun 1965 [1384 H].

Ketika di Damaskus, beliau berkenalan dengan Prof. Muhammad Badawi Ad Dirani, seorang ahli khath di Syam. Darinya beliau mendalami khath farisi dan khath tsuluts dari tahun 1960-1967. Kemudian, masih di Damaskus, Utsman Thaha juga mendalami khath tsuluts dan khath nasakh pada Prof. Hasyim Muhammad Al Baghdadi, seorang ahli khath dari Irak.

Pada tahun 1973 [1392 H], Utsman Thaha mendapatkan sertifikat bidang khath dari guru besar ilmu khath tingkat dunia, yakni Syaikh Hamid Al Amidi. Dari sinilah beliau mulai dikenal luas secara internasional, dan para pakar mengakui keahlian beliau dalam bidang ilmu khath. Maka, sejak tahun 1988 [1408 H], beliau ditunjuk sebagai anggota tim juri Lomba Kaligrafi Internasional di Istanbul-Turki yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali.

utsman-thaha_3

di antara karya Utsman Thaha

Dalam melengkapi keilmuannya di bidang khath, Utsman Thaha mempelajari serta memperdalam ilmu desain kaligrafi dan dekorasi dari Prof. Sami Burhan serta Prof. Na’im Isma’il yang terkenal pakar di bidang ini. Hal ini makin mengasah kemampuan beliau, dan memantapkan beliau sebagai ulama pakar khath tingkat dunia yang telah diakui keahliannya oleh ulama secara internasional.

Rupanya hal ini pulalah yang telah menarik perhatian Kerajaan Saudi Arabia. Karena di tahun yang sama [1988], beliau ditunjuk sebagai penulis resmi di Komplek Percetakan Al Qur’an Raja Fahd di Madinah.

Komplek Percetakan Al Qur’an Raja Fahd 


Komplek Percetakan Al Qur’an Raja Fahd di Madinah didirikan oleh Kerajaan Saudi Arabia pada tahun 1982 [1403 H], dan merupakan percetakan Al Qur’an terbesar di dunia. Komplek percetakan tersebut mengerjakan proyek yang sangat besar, yakni melakukan standarisasi Al Qur’an untuk Umat Islam di seluruh dunia.

Komplek Percetakan Al Qur’an Raja Fahd telah mengeluarkan dana yang sangat besar untuk proyek standarisasi tersebut. Komplek Percetakan dibangun di atas tanah yang luasnya ratusan hektar dan mempekerjakan ribuan karyawan profesional yang ahli di bidangnya. Percetakan tersebut telah mencetak jutaan Al Qur’an yang telah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Semuanya dibagikan secara gratis.

Di sanalah Utsman Thaha terlibat sebagai penulis utama Mush-haf Madinah

utsman-thaha_2

Utsman Thaha saat menyusun Mush-haf Madinah

Karakteristik “Mush-haf Madinah” 


Mush-haf Madinah yang dikerjakan oleh Utsman Thaha memiliki karakteristik tersendiri, yang membedakannya dari mush-haf yang lain. Di antara perbedaan tersebut adalah:

1. Penulisan Mush-haf secara lengkap telah dilakukan lebih dari sepuluh kali, semuanya dalam rasm Utsmani, untuk menghasilkan karya yang terbaik. Sebagian besar versi Mush-haf Madinah ini  telah dicetak dan tersebar di seluruh dunia Islam.

2. Mengkomparasikan khath versi standar akademis dengan gaya klasik dalam berbagai versinya, sehingga melahirkan gaya baru yang berbeda dari penulisan Al Qur’an pada umumnya, seperti misalnya:

  • Menghindari cara penulisan huruf yang terlalu bertumpuk, sehingga terjaga dari kerumitan dalam pembacaan serta terhindar dari penyimpangan kaidah penulisan yang benar.
  • Meniadakan penggunaan variasi dari pola-pola huruf tertentu untuk menghindari kerancuan antara satu huruf dengan huruf lain yang mirip cara penulisannya, seperti: bentuk “ha besar yang terbuka”, bentuk “mim kecil yang tertutup” dengan berbagai ragamnya, bentul “ra’ yang panjang melengkung”, dan lain-lain.
  • Menggunakan pola penulisan huruf yang melebar dari satu huruf ke huruf selanjutnya, agar penulisan harakat pada setiap huruf tampak jelas dan tidak bertumpuk. Pola ini digunakan dalam khath Kufi yang menjadi standar penulisan Al Qur’an di jaman para sahabat dahulu.
  • Memiliki standar baris pada tiap halaman yang tidak dimiliki oleh mush-haf yang lain, sehingga terdapat keseragaman dalam setiap juznya. Aturannya adalah: Satu juz selalu terdiri dari 20 halaman [kacuali juz 30 yang terdiri dari 23 halaman] dan satu halaman selalu terdiri dari 15 baris. Akhir halaman juga selalu akhir ayat atau akhir surat.
  • Dikaji ulang secara teliti oleh para ‘ulama tingkat dunia yang pakar dalam bidang Al Qur’an dan dibentuk menjadi tim khusus, sehingga penulisannya sempurna dan dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk Mush-haf Madinah ini, selain dicetak dan dibagikan gratis, juga disediakan versi softwarenya, yang dapat anda download di sini

Font Utsman Thaha 


Font Utsman Thoha merupakan font yang dibuat dari pola penulisan Utsman Thaha dalam menyusun Mush-haf Madinah. Font ini lebih luwes dari font Arabic pada umumnya, dan menjadi seragam jika digunakan bersama software Mush-haf Madinah.

27 December 2010 - Posted by | Al Qur'an | , , ,

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: